Skip to Content

LAKUKANLAH SEMUANYA UNTUK KEMULIAAN ALLAH - I KORINTUS 10:31-32

19 سبتمبر 2026 by
LAKUKANLAH SEMUANYA UNTUK KEMULIAAN ALLAH - I KORINTUS 10:31-32
Pdt. Cornelius Agustinus Montol

“Jadi, baik kamu makan atau minum, ataupun melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemulian Allah. Janganlah membuat orang tersandung, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun jemaat Allah.”

 

Syalom.

Manusia bukanlah makhluk yang statis (mati/tetap), melainkan dinamis (hidup/aktif/kreatif) sehingga terus berubah. Menarik bahwa Paulus pada bagian ini menguatkan jemaat untuk tidak takut melakukan sesuatu yang berdampak bagi kehidupan orang lain. Memang dalam banyak perbedaan, sebagai “kelompok kecil” dalam masyarakat sangat pasti ada banyak ketakutan dan keraguan bagi orang Kristen untuk melakukan apa yang seharusnya dapat mereka lakukan dalam hidup keseharian.

Sama seperti jemaat di Korintus, banyak dari anggota persekutuan jemaat yang merasa takut dan ragu melakukan berbagai hal sesuatu di tengah-tengah perbedaan suku, budaya, agama dalam masyarakat. Godaan untuk mengkompromikan hal-hal tertentu yang bertentangan dengan kehendak Kristus, merupakan godaan dan tantagan yang bukan ringan. Tepatlah jika Paulus mengatakan dengan menegaskan bahwa setiap orang percaya dapat melakukan apa saja, bukan hanya dalam hal makan dan minum, tetapi dalam melakukan segalah hal sesuatu tidak boleh dihalangi oleh rasa takut dan ragu, asalkan apa yang dilakukan itu memberi dampak bagi orang lain demi memuliakan Allah. Bukan tanpa alasan bagi Paulus mengatakan tentang kebebasan orang Kristen melakukan segala hal sesuatu, sebab baginya, setiap orang yang telah disatukan dengan Kristus dituntun oleh KASIH sejati, tidak untuk mencari keuntungan dirinya sendiri, tetapi untuk keuntungan orang lain.

Kita belajar tentang betapa pentingnya seluruh kehidupan orang percaya haruslah menjadi suatu liturgi pujian, suatu pelayanan kepada Allah dan sesama manusia, bahkan bagi semua makhluk serta alam. Sebagai orang merdeka, tidak ada alasan bagi orang percaya untuk menyakiti orang lain, atau segala sesuatu yang kita lakukan janganlah mendatangkan syak (kebingungan dan keraguan) atau batu sandungan bagi orang lain. Kita semua diingatkan bahwa hidup yang menghormati, memuliakan Allah berarti setiap orang Kristen dipanggil untuk hidup sopan dan melakukan tindakan nyata sehari-hari yang membangun iman sesama orang percaya. Tuhan menolong dan memberkati kita. Amin.

Satu Tubuh, Banyak Anggota: Melangkah Bersama dalam Pelayanan
PEDOMAN HIDUP